Kontes Blog Berhadiah Acer ASPIRE P3 | DL: 30 Juni 2013

kontes blog terbaru juni 2013
Kontes Blog
Assalaamualaikum. Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi info kontes blog berhadiah tablet pc yang keren dari Acer.
ACER Aspire P3 Hybrid Ultrabook, memiliki desain fleksibel sehingga bisa menyesuaikan dengan trend dan kegiatan pengguna PC yang kian mengarah ke touch-centric alias menggunakan teknologi sentuh.  Sebuah mesin teknologi yang memadukan productivity powerhouse dan entertainment on the go; Aspire P3 menjadi perangkat mobile yang memberi pengalaman dualitas dalam touch-type, ia adalah sebuah PC yang dapat dengan mudah bertansformasi menjadi tablet.The true definition of future mobile computing.
Info : Kontes Blog
Tema : Follow Your Hidden Passion and Win Aspire P3
Periode : 31 Mei s/d 30 Juni 2013 pukul 23.59 WIB
Pengumuman : 02 Juli 2013, akan ditampilkan melalui blog http://www.acerID.com dan social media Acer Indonesia
Hadiah : ACER Aspire P3
Cara :
  • Tulislah sebuah artikel di blog milik spAcer sesuai dengan tema yang sudah ditentukan.
  • Tulisan juga harus menyertakan pembahasan tentang produk Aspire P3.
  • Peserta adalah fans FB Page Acer Indonesia. Bagi yang belum menjadi fans, ‘Like’ FB Page Acer Indonesia untuk bisa mengikuti lomba.
  • Isi formulir yang sudah disediakan di aplikasi facebook “Aspire P3 Blog Contest” .
  • Setelah isi formulir, kirim link artikel blog yang sudah dibuat ke aplikasi “Aspire P3 Blog Contest

SYARAT & KETENTUAN

  1. Lomba blog terbuka untuk semua blogger berkewarganegaraan Indonesia.
  2. Peserta boleh menggunakan platform blog apa saja: WordPress, Blogspot, self-hosting dan lain-lain kecuali Facebook Notes.
  3. Blog ditulis dalam bahasa Indonesia (gaya bahasa disesuaikan dengan karakter tulisan masing-masing blogger).
  4. Peserta adalah Blogger Indonesia, mengelola blog sendiri, dan bukan blog komunitas/blog bersama.
  5. Peserta menulis minimal 1 buah artikel blog sesuai dengan tema yang ditetapkan dengan minimal 500 kata per artikel. Peserta boleh mengirim lebih dari satu tulisan.
  6. Tulisan dapat berupa opini, reportase, cerita pengalaman, ataupun feature tentang hal-hal yang berkaitan dengan hidden passion dan bagaimana cara mu mewujudkannya dengan bantuan teknologi.
  7. Tulisan menyertakan info dan pendapat mengenai kisah Vernon bersama Acer Aspire P3 Hybrid Ultrabook di YouTube Acer Indonesia.
  8. Tulisan yang diikutsertakan adalah tulisan baru, diposting antara 31 Mei s/d 30 Juni 2013 pukul 23.59 WIB.

MEKANISME

  1. Peserta Kontes Blog “Follow Your Hidden Passion and Win Aspire P3” membuat tulisan yang disertakan untuk lomba di blog masing-masing. Platform bebas kecuali Facebook Notes.
  2. Peserta Mengklik LIKE Facebook fan page Acer.Indonesia dan sudah follow akun Twitter @AcerID
  3. Masuk ke aplikasi Facebook “Lomba Ngeblog Follow Your Hidden Passion and Win Aspire P3″.
  4. Melakukan registrasi dan mengisi form yang sudah disediakan di aplikasi “Lomba Ngeblog Follow Your Hidden Passion and Win Aspire P3″.
  5. Mendaftarkan link (URL) tulisan melalui aplikasi “Lomba Ngeblog Follow Your Hidden Passion and Win Aspire P3″, dengan cara meng-copy-paste URL artikel yang sudah dibuat sebelumnya.
  6. Peserta juga harus memposting artikel yang dibuat melalui Twitter dengan format: Ikutan lomba #AspireP3BlogContest di: <URL artikel> @AcerID
Buruan  sebelum waktunya habis sobat, tunjukan kalau karya tulismu paling baik di Indonesia, wwkwk selamat mengikuti kontes ini sobat, dan semoga beruntung.
Klik:
Advertisements

Dasar Dasar Tahsin / Tajwid

Definisi Tahsin dan Tajwid

Tajwid menurut bahasa merupakan isim mashdar dari جَوَّدَ- يُجَوِّدُ- تَجْوِيْدًا yang artinya membaguskan atau membuat jadi bagus.

Pengertian tajwid secara bahasa ini sama seperti pengertian Tahsin (تحسين) yang berasal dari kata حَسَّنَ- يُحَسِّنُ- تَحْسِيْنًا yang berarti membaguskan atau memperbaiki.

Sedangkan tajwid menurut istilah (terminologi) ialah:
إ ِخْرَاجُ كُلّ ِحَرْفٍ مِنْ مَخْرَجِهِ مَعَ إِعْطَائِهِ حَقَّهُ وَ مُسْتَحَقَّهُ
“Mengeluarkan setiap huruf dari tempat keluarnya masing-masing sesuai dengan hak dan mustahaqnya.”

Haq huruf yaitu sifat asli yang senantiasa ada pada setiap huruf atau seperti sifat Al-jahr, Isti’la, dan lain sebagainya. Hak huruf meliputi sifat-sifat huruf dan tempat-tempat keluar huruf.
Mustahaq huruf yaitu sifat yang sewaktu-waktu timbul oleh sebab-sebab tertentu ,seperti; izh-har, ikhfa, iqlab, idgham, qalqalah, ghunnah, tafkhim, tarqiq, mad, waqaf, dan lain-lain.

HUKUM MEMPELAJARI TAJWID (TAHSIN)

Hukum mempelajari Ilmu Tajwid sebagai disiplin ilmu adalah fardu kifayah. Adapun hukum membaca AlQuran dengan memakai aturan-aturan tajwid adalah fardu ‘ain . Firman Allah SWT:

وَرَتِّلِ الْقُرْ ا نَ تَرْتِيْلًا..
“Dan bacalah AlQuran dengan tartil.” (Q.S. Al-Muzzammil 73: 4).

Rasulullah SAW juga bersabda :

إ ِقْرَؤُوْا الْقُرْآَنَ بِلُحُوْنِ الْعَرَبِ وَ أَصْوَاتِهَا (رواه الطبران)
“Bacalah AlQuran dengan cara dan suara orang Arab yang fasih”. (HR. Thabrani)
Syekh Ibnul Jazari (Ulama pakar ilmu tajwid dan qiro’at) dalam syairnya mengatakan:
وَ الْأَخْذُ بِالتَّجْوِيْدِ حَتْمٌ لَازِمٌ # مَنْ لَمْ يُجَوِّدِ القُرْآَنَ اَثِمٌ

لِأَنَّهُ بِهِ الْإِلَهُ اَنْزَلَ # وَ هَكَذَا مِنْهُ اِلَيْنَا وَ صَلَا

“Membaca AlQuran dengan tajwid hukumnya wajib, Siapa saja yang membaca AlQuran tanpa memakai tajwid hukumnya dosa, Karena sesungguhnya Allah menurunkan AlQuran berikut tajwidnya. Demikianlah yang sampai pada kita dari-Nya.”

TUJUAN TAHSIN TILAWAH

Tujuan utama mempelajari ilmu tajwid dalam rangka tahsin tilawah adalah menjaga lidah dari kesalahan ketika membaca AlQuran. Dan kesalahan dalam membaca AlQuran ada dua macam :

a. ا َلَّلحْنُ اْلجَلِيْ /Al-Lahnul Jaliy

Kesalahan yang terlihat dengan jelas baik dikalangan awam maupun para ahli tajwid.
• perubahan bunyi huruf dengan huruf lain
• perubahan harakat dengan harakat lain
• memanjangkan huruf yang pendek atau sebaliknya.
• Mentasydidkan huruf yang tidak seharusnya atau sebaliknya.

b. اَلّلحْنُ اْلخَفِيْ /Al-Lahnul Khofiy

Kesalahan ringan yang tidak diketahui secara umum, kecuali oleh orang yang memiliki pengetahuan mengenai kesempurnaan membaca AlQuran.
Diantaranya:
• hukum-hukum pembacaan seperti membaca mad wajib muttashil atau lazim dengan dua atau tiga harakat
• tidak menerapkan kaidah ghunnah pada huruf-huruf yang seharusnya dibaca dengan ghunnah.
Contoh :
أَنْزَلَ – يُنْفِقُوْنَ – وَمَا أَنْزَلَ مِنْ قَبْلِكَ – إِذَا جَآءَ

FAIDAH TAHSIN TILAWAH

• Refleksi keimanan seorang muslim terhadap AlQuran
• Mencapai kualitas yang terbaik dalam membaca AlQuran
• Mengikuti jejak Rasulullah SAW yang telah mengajarkan AlQuran
• Terhindar dari kesalahan-kesalahan dalam membaca AlQuran
• Mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat dengan AlQuran

KEUTAMAAN ALQURAN

a. Mendapat syafa’at di hari Qiyamat.
Dari Abi Umamah RA, ia berkata : “Saya telah mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Bacalah oleh kamu sekalian AlQuran, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari qiamat sebagai penolong bagi para pembacanya.” (HR. Muslim).

b. Mendapat derajat yang tinggi.
Dari Aisyah RA, ia berkata : telah bersabda Rasulullah SAW : “Orang yang membaca AlQuran dengan mahir, akan bersama-sama malaikat yang mulia lagi taat, dan orang yang membaca AlQuran dengan terbata-bata dan merasa berat, maka ia mendapat dua pahala.” (HR. Bukhari).

c. Merupakan ciri keimanan seseorang.
Dari Abu Musa Al-Asy’ari RA, ia berkata : Telah berkata Rasulullah SAW : “Perumpamaan orang mukmin yang membaca AlQuran, bagaikan buah Utrujjah, harum baunya dan lezat rasanya. Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca AlQuran, bagaikan buah kurma, tidak harum dan rasanya manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca AlQuran, bagaikan bunga (rihanah), harum baunya dan pahit rasanya. Dan orang munafik yang tidak membaca AlQuran bagaikan buah Handzalah, tidak harum dan rasanya pahit.” (HR. Bukhari dan Muslim).

d. Mendapat kebaikan.
Dari Ibnu Mas’ud RA, ia berkata : Telah bersabda Rasulullah SAW : “Barang siapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan setiap kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)

TINGKATAN MEMBACA ALQURAN

Tingkatan membaca AlQuran dilihat dari segi kecepatannya, ada empat macam yaitu:
a. اَلتَّحْقِيْقُ (At-Tahqiq), yaitu bacaan yang sangat lambat, yang lazim digunakan untuk mengajarkan AlQuran dengan sempurna.

b. التَّرْتِيْلُ (At-Tartil), yaitu bacaan lambat, dengan menggunakan kaidah-kaidah Ilmu Tajwid dan mentadaburinya.

c. اَلتَّدْوِيْرُ (At-Tadwir), yaitu bacaan yang tidak terlalu capat dan tidak terlalu lambat, bacaan dengan irama yang sedang.

d. اَلْحَدَرُ (Al-Hadr), yaitu bacaan yang dilakukan dengan cepat dan tetap mempraktikkan tajwidnya.

DASAR-DASAR TAHSIN

Dalam bagian ini akan membahas serta mengatasi kesalahan-kesalahan umum yang sering dilakukan oleh pembaca AlQuran. Kesalahan-kesalahan tersebut meliputi :
1. Tidak konsisten dalam membaca tanda-tanda panjang.
2. Tidak konsisten/seimbang dalam membaca ghunnah.
3. Pengucapan vokal yang tidak sempurna.
4. Pengucapan huruf sukun yang tidak sesuai dengan kaidah tajwid (sering dipantulkan).

KESALAHAN UMUM PERTAMA:
Tidak Konsisten dalam membaca tanda-tanda panjang.

Pahamilah beberapa kaidah panjang seperti di bawah ini:
• Panjang dua harakat, tidak kurang dan tidak lebih
• Panjang yang bersifat pilihan, antara 2,4 atau 5 harakat (jaiz)
• Panjang yang wajib dengan ukuran 5 harakat ketika disambungkan dan 6 harakat ketika berhenti (wajib)
• Panjang yang mutlak 6 harakat
• Panjang yang bersifat pilihan antara 2,4 atau 6 harakat (lissukun).

Cara mengatasinya :
Agar panjang 2 harakatnya terpelihara ayunkanlah suara.
Adapun yang harus dibaca 2 harakat serta diayunkan suaranya itu jika
1. Alif yang didahului huruf berharakat fathah (ا_َ_). Contoh : مَالِكِ
2. Wawu mati didahului berharakat huruf berharakat dhammah (وْ_ُ_). Contoh : مُوْسَى
3. Ya’ mati didahului huruf berharakat kasrah (ِيْ-). Contoh : فِيْ سَبِيْلِهِ
Latihan :

أعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيم

Pengecualian :

1. Tanda panjang dibaca lebih panjang suaranya (5 – 6 harakat) ketika bertemu :
a. Huruf Hamzah (أ إ ء ). Seperti :
قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ – جَآءَ

b. Huruf yang bertasydid (_ّ_). Seperti : الضَّالِّينَ – الْحَاقَّةُ
c. Huruf yang sukun atau disukunkan karena waqaf (_ْ_). Seperti :
الْعَالَمِينَ – ءَ اْلآنَ

2. Tanda panjang di atas tidak dibaca panjang sama sekali jika bertemu :
a. Alif lam (ا ل ). Seperti :
وَلاَ الضَّالِّينَ- وَ جَعَلْنَا النَّهَارَ

b. Hamzah washal (ا). Seperti
أَمَنُواْ اجْتَنِبُواْ

c. Apabila ada tanda bulatan kecil di atasnya atau bulatan lonjong dengan syarat dibaca menyambung (__). Seperti : أُوْلَـئِكَ – سَلَاسِلَاْ

DASAR-DASAR TAHSIN II

KESALAHAN UMUM KEDUA:
Tidak seimbang dalam membaca Ghunnah

• Ghunnah apabila menemukan huruf-huruf dalam keadaan : Nun bertasydid (نّ), Mim bertasydid (مّ), Nun mati (نْ) atau Tanwin (ـًـٍـٌ), dan Mim mati bertemu dengan huruf ba (مْ – ب).
• Kesalahannya : Ghunnah sering kali dibaca tergesa-gesa atau tidak seimbang antara ghunnah yang satu dengan yang lainnya.
• Cara mengatasinya: Tahan suara (selama 3 ketuk) tidak boleh tergesa-gesa dengan melibatkan rongga hidung (disertai dengung ke hidung).
Contoh :
إِنَّ , عَمَّ أَنْتُمْ , عَمَلاً صَالِحًا
تَرْمِيْهِمْ بِحَجَارَةٍ
Pengecualian :
Nun mati (نْ) atau Tanwin (ـًـٍـٌ  ) tidak ditahan bila bertemu dengan huruf yang delapan yaitu :
ء – هـ – ع – ح – خ – غ – ل – ر
Tetapi, dibaca jelas jika bertemu dengan huruf : ء – هـ – ع – ح – خ – غ
.Dan dibaca dengan dimasukkan ke huruf berikutnya jika bertemu dengan huruf :
ل – ر

DASAR-DASAR TAHSIN III

KESALAHAN UMUM KETIGA:
Pengucapan vokal yang tidak sempurna.

Sebab-sebab pengucapan vokal yang tidak sempurna
• Tidak menyadari pentingnya ketepatan pengucapan vokal.
• Membaca AlQuran dengan gaya dan cara baca yang dibuat-buat.
• Kurang menggerakan mulut atau terkesan asal mengucapkan.

Cara mengatasinya : Perhatikan 3 hal kaidah di bawah ini :
1. Ketika mengucapkan huruf bertanda fathah (ــَـ), maka caranya dengan membuka 2 bibir/rongga mulut secara sempurna (فَتْحُ الْفَمِ فَتْحًا تَمًا).

2. Ketika mengucapkan huruf bertanda kasrah (ــِـ), maka caranya dengan menurunkan bibir bagian bawah (خَفَضُ فَكِّ السُّفْلَي).

3. Ketika mengucapkan huruf bertanda dhammah (ــُـ), maka cara membacanya dengan mengumpulkan (memonyongkan) 2 bibir secara sempurna (ضَمُّ شَفَتَيْنِ ضَمَّا مُحْكَمًا ).

Latihan :

قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا وَخَلَقْنَاكُمْ أَزْوَاجًا الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

الرَّحْمـنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ

DASAR-DASAR TAHSIN IV

KESALAHAN UMUM KEEMPAT:
Memantulkan huruf sukun selain qalqalah

• Sering kali memantulkan huruf-huruf sukun yang seharusnya tidak boleh dipantulkan atau sebaliknya
• Biasanya suara tertekan atau ada jeda pada huruf yang sukun (tidak mengalir).

Cara mengatasinya :
1. Dengan menyempurnakan huruf sukun tersebut sesuai makhrajnya, kemudian baru dilepaskan dari makhrajnya dengan tidak tergesa-gesa.
2. Hindari suara yang tertekan atau tidak memberhentikan suaranya sehingga terkesan ada saktah (berhenti sejenak tanpa napas).
Latihan :
الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ {2} اِهْدِنَــــا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ {6} صِرَاطَ الَّذِينَ أَنعَمْتَ عَلَيهِمْ غَيْرِ المَغضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ {7}

Pengecualian :
Huruf-huruf yang harus memantul suaranya ketika mati/sukun ada 5 huruf yaitu : ب – ج – د – ط – ق (بَجُدِطَق
Contoh dan Latihan Qalqalah :
ب : ( أَبِى لَهَبٍ وَّ تَبَّ ) ( رَبُّكَ سَوْطَ عَذابٍ)
ج : ( أَجْرٌ عَظِيْمٌ),
د : (قُلْ هُوَ اللهُ اَحَدُ)
ط : ( وَ الْأَسْبَاطَ)
ق : ( بِغِيْرِ الْحَقِّ) (مِنْ خَلَاقٍ

Belajar Tajwid seri -1

Pengertian Tajwid

Tajwid menurut bahasa berasal dari kata جوّد-يجوّد-تجويدا yang berarti bagus atau membaguskan. Dalam ilmu Qiraah, tajwid berarti mengeluarkan huruf dari tempatnya dengan memberikan sifat-sifat yang dimilikinya. Jadi ilmu tajwid adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana cara membunyikan atau mengucapkan huruf-huruf yang terdapat dalam kitab suci al-Qur’an maupun bukan.

Adapun masalah-masalah yang dikemukakan dalam ilmu ini adalah makharijul huruf (tempat keluar-masuk huruf), shifatul huruf (cara pengucapan huruf), ahkamul huruf (hubungan antar huruf), ahkamul maddi wal qasr (panjang dan pendek ucapan), ahkamul waqaf wal ibtida’ (memulai dan menghentikan bacaan) dan al-Khat al-Utsmani.

Inilah yang dimaksud dengan membaca al-Qur’an dengan tartil sebagaimana firman-Nya : و رتل القران ترتيلا (المزمّل : 4) yang artinya : “Bacalah al-Qur’an itu dengan tartil”. Sedangkan arti tartil menurut Ibn Katsir adalah membaca dengan perlahan-lahan dan hati-hati karena hal itu akan membantu pemahaman serta perenungan terhadap al-Qur’an.

Ilmu Tajwid bertujuan untuk memberikan tuntunan bagaimana cara pengucapan ayat yang tepat, sehingga lafal dan maknanya terpelihara. Pengetahuan tentang makhraj huruf memberikan tuntunan bagaimana cara mengeluarkan huruf dari mulut dengan benar. Pengetahuan tentang sifat huruf berguna dalam pengucapan huruf. Dalam ahkamul maddi wal qashr berguna untuk mengetahui huruf yang harus dibaca panjang dan berapa harakat panjang bacaannya. Ahkamul waqaf wal ibtida’ ialah cara untuk mengetahui dimana harus berhenti dan dari mana dimulai apabila bacaan akan dilanjutkan.

 

Sumber : http://khazanahtajwid.blogspot.com/2008/10/pengertian-tajwid.html

 

 

Ini makhluk yang kita makan

 

Karena ukurannya yang teramat kecil dan susah untuk dilihat dengan kasat mata ( mahluk halus yang bukan mahluk ghaib loh ) kutu-kutu ini seringkali secara tidak sadar terhirup oleh kita melalui udara dan debu yang banyak bertebaran disekitar kita, bahkan beberapa kita telan bersama makanan dan minuman yang ada.

Semula kita mungkin tidak seberapa kaget atau merasa ngeri kala mendengar bakteri dalam debu yang teramat kecil itu terhirup. Namun yang lebih mengerikan lagi adalah ketika kita melihat bagaimana bentuk mereka sesungguhnya. Pikiran Anda langsung akan teringat gambaran sebagaimana mahluk luar angkasa dan monster-monster ngeri yang menakutkan.

Inilah hasil karya pemenang lomba fotografi sains Steve Gschmeissner yang berusia 61 tahun yang sudah berhasil mengabadikan beberapa kutu debu dan kutu makanan yang sangat kecil ukurannya, dan sangat susah terdeteksi juga terlihat oleh mata telanjang. Dikutip dari Daily Mail, menyebutkan bahwa Steve Gschmeissner mengabadikan mahluk-mahluk yang mengerikan tersebut dengan kamera yang dilengkapi dengan Microscope zoom yang mampu memperbesar ukuran hingga beratus ratus kali.

Masih menurut Steve Gschmeissner, kutu debu ini biasa tinggal di sofa kursi , gorden kita, sprei dan pakaian serta jaket yang digantung juga boneka boneka anak kita, mengerikan sekali bukan. Ternyata sehari hari kita ditemani oleh mahluk-mahluk horor bak monster ini. Beberapa kutu yang berhasil diabadikan Steve Gschmeissner yaitu kutu makanan, yang biasa tinggal di sereal atau makanan yang tidak dikemas dengan baik.

Steve Gschmeissner juga berhasil memotret larva lalat hijau alias belatung nampak dari kedekatan dan sangat jelas, wah sungguh mengerikan, persis seperti mahluk alien yang seram dan menakutkan. jadi, mari kita jaga kebersihan baik diri dan lingkungan kita agar senantiasa kita jauh dari mahluk mengerikan yang rentan membawa penyakit ini.

Oke Gan Sudah Siap seperti apa binatangnya.., tapi sebelum lihat gambar di bawah ini sebaiknya saran ane :

1. Jangan Sedang makan
2. Jangan Sedang Nyetir Mobil/Motor
3. Jangan Sedang Pacaran
4. Siapkan Kantong Plastik, air putih , minyak angin dan pembersih bakteri

Spoiler for Frame1:
Spoiler for Frame2:
Spoiler for Frame3:
Spoiler for Frame4:
Spoiler for Frame5:

di kutip dari : http://www.klikunic.com/2011/11/foto-inilah-mahluk-hidup-yang-tidak.html#ixzz1fTtU37uQ

Tips n Tricks (Tips Membuat Komputer Kita Berbicara)


Penasaran nggak sob dengan judul Tips Membuat Komputer Kita Berbicara?? pasti penasaran kan?? Emang komputer bisa berbicara?? Dibilang nggak ya nggak dibilang bisa ya bisa, aduhhh, gimana sih?? jadi bingung ni. Oke, kalau binGung mendingan kita coba praktikan aja, biar lebih mudeng. Talk Less Do More,,, Hehehe

  1. Pertama, buka notepad.
  2. Copy-Paste script berikut :

Dim msg, sapi
msg = InputBox ( “Apa yang Anda ingin saya katakan?”, “Masukan kata-kata”)
Set sapi = CreateObject ( “sapi.spvoice”)
sapi.Speak msg

  1. Save as, kemudian pilih all files lalu kasih nama mypc.vbs

  1. Selesai

Coba sekarang anda klik 2x.. Gimana?? keren kan?? Hehe

Tips n Tricks (Menampilkan jam pd blog)

Agar tampil menarik dan membuat orang betah berlama-lama membaca blog dan tulisan-tulisan kita tak ada salahnya kita menambahkan widget jam dinding pada blog kita. Selain sebagai pengingat waktu, jam juga menambah artistik blog kita.

Berikut saya tampilkan cara memasang widget jam dinding pada blog anda:

  • Klik Jam dinding sebelah kanan anda anda,

 

Widget Jam Sebelah Kanan

 

 

Pilih Islamic Clock

 

  • Setelah itu akan muncul pilihan tampilan jam yang bisa anda pilih, pilih salah satu

 

Pilih Salah Satu Tema

 

  • Kemudian sesuaikan tinggi dan lebar tampilan jam yang anda kehendaki, setelah itu klik tombol Bog Me.

Tentuka Tinggi dan Lebar, Kemudian Klik Blog Me

  • Selanjutnya anda tinggal pilih situs mana yang anda gunakan. Ambil contoh WordPress, anda tinggal klik logonya.

 

Klik Logo Blog Anda

 

  • Langkah selajutnya adalah memasukan username, dan password blog anda. untuk alamat blog akan muncul dengan sendirinya.

 

Masukan Username dan Password Anda

 

  • Terakhir anda tinggal klik tombol “Post”, jam anda pun sudah terpasang di blog.

Selamat Mencoba, Semoga Bermanfaat.

Al Quran, Mozart dan Janin………Ada apa dengan ketiganya?

rumahbunda.com :: Baru-baru ini saya dikagetkan oleh sebuah fakta baru penelitian bahwa ternyata musik klasik tidak memiliki pengaruh apapun terhadap kemampuan kognitif seorang anak.

Itu artinya, mendengarkan musik klasik tidak mencerdaskan anak sebagaimana yang selama ini kita tahu. Selama lebih dari 15 tahun, kita terkecoh oleh publisitas yang banyak membesar-besarkan tentang musik klasik yang dapat memacu kecerdasan seorang anak. Dulu, sebelum saya mengenal banyak keajaiban Al-Qur’an, saya cenderung memegang pendapat bahwa musik klasik dapat merangsang perkembangan otak janin dan mencerdaskan anak. Tapi, beberapa tahun kemudian, saya mulai berpikir, jika mozart yang ciptaan manusia saja bisa mencerdaskan anak, maka tentu Al-Qur’an yang merupakan mukjizat yang telah Allah berikan kepada kita ini lebih dapat mencerdaskan anak.

Dan ternyata itu benar.

Beberapa orang peneliti dari University of Vienna, Austria yakni Jakob Pietschnig, Martin Voracek dan Anton K. Formann dalam riset mereka yang diberi judul “Mozart Effect” mengemukakan kesalahan besar dari hasil penelitian musik yang melegenda ini.

Pietschnig dan kawan-kawannya mengumpulkan semua pendapat dan temuan para ahli terkait dampak musik Mozart terhadap tingkat intelegensi seseorang kemudian mereka membuat riset terhadap 3000 partisipator. Hasilnya ternyata sangat mengejutkan! Berdasarkan penelitian terhadap ribuan partisipator itu, Pietschnig dan rekan-rekannya menyimpulkan bahwa tidak ada stimulus atau sesuatu yang mendorong peningkatan kemampuan spasial seseorang setelah mendengarkan musik Mozart.

Senada dengan Jacob Pietschnig dan kawan-kawannya, sebuah tim peneliti Jerman yang terdiri atas ilmuwan, psikolog, filsuf, pendidik, dan ahli musik mengumpulkan berbagai literatur dan fakta mengenai efek mozart ini. Mereka mengemukakan bahwa sangat tidak mungkin mozart dapat membuat seorang anak menjadi jenius.

Penelitian terbaru ini membantah habis-habisan hasil riset psikolog Frances Rauscher dan rekan-rekannya di University of California pada tahun 1993 yang mengemukakan bahwa musik Mozart ternyata dapat meningkatkan kemampuan mengerjakan soal-soal mengenai spasial.

Wow…padahal, selama ini kita sudah terlanjur percaya pada legenda musik klasik ini, ya?

 

Back to Al-Qur’an

Berbeda dengan Al-Qur’an. Al-Qur’an adalah mukjizat yang telah Allah jamin kemurniannya hingga hari kiamat kelak. Ada banyak kemuliaan dan kebaikan yang ada dalam Al-Qur’an. Salah satunya adalah Al-Qur’an dapat merangsang perkembangan otak anak dan meningkatkan intelegensinya.

Setiap suara atau sumber bunyi memiliki frekuensi dan panjang gelombang tertentu. Nah, ternyata, bacaan Al-Qur’an yang dibaca dengan tartil yang bagus dan sesuai dengan tajwid memiliki frekuensi dan panjang gelombang yang mampu mempengaruhi otak secara positif dan mengembalikan keseimbangan dalam tubuh.

Bacaan Al-Qur’an memiliki efek yang sangat baik untuk tubuh, seperti; memberikan efek menenangkan, meningkatkan kreativitas, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan kemampuan konsentrasi, menyembuhkan berbagai penyakit, menciptakan suasana damai dan meredakan ketegangan saraf otak, meredakan kegelisahan, mengatasi rasa takut, memperkuat kepribadian, meningkatkan kemampuan berbahasa, dsb.

Pada asalnya, milyaran sel saraf dalam otak manusia bergetar secara konstan.  Sel ini berisi program yang rumit dimana milyar sel-sel di sekitar berinteraksi dalam sebuah koordinasi yang luar biasa yang menunjukkan kebesaran Allah.

Sebelum bayi lahir, sel-sel otaknya mulai bergetar berirama secara seimbang. Tapi setelah kelahirannya, tindakan masing-masing akan mempengaruhi sel-sel otak dan cara mereka bergetar. Jadi jika beberapa sel otak tidak siap untuk mentoleransi frekuensi tinggi, ini dapat menyebabkan gangguan dalam sistem getar otak yang pada gilirannya menyebabkan banyak penyakit fisik dan psikologis.

Seorang peneliti bernama Enrick William Duve menemukan bahwa otak bereaksi terhadap gelombang suara tertentu. Dan gelombang tersebut dapat berpengaruh secara positif dan negatif. Ketika beredar informasi bahwa musik klasik berpengaruh terhadap perkembangan otak manusia, banyak kalangan menggunakan musik klasik sebagai obat terapi.

Tapi, Al-Qur’an tetaplah obat yang terbaik. Terapi dengan Al-Qur’an terbukti mampu meningkatkan kecerdasan seorang anak, menyembuhkan berbagai penyakit, dsb. Ini dikarenakan frekuensi gelombang bacaan Al-Qur’an memiliki kemampuan untuk memprogram ulang sel-sel otak, meningkatkan kemampuan, serta menyeimbangkannya.

Satu lagi, Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab, yakni bahasa yang memiliki nilai sastra yang tinggi, dan bahasa nomor satu yang paling sulit untuk dipelajari. Kita tahu, bahwa tidak ada satupun dari kita yang mampu menandingi keindahan bahasa Al-Qur’an. Namun, tahukah Anda, bahwa ternyata jika kita mampu berbahasa Arab dapat memudahkan kita untuk menguasai bahasa asing lainnya?

Anak-anak yang terbiasa membaca Al-Qur’an disertai dengan memahami maknanya, ternyata memiliki kemampuan berbahasa yang lebih baik daripada anak-anak lain. Bahkan meski bahasa tersebut masih asing, ia tidak membutuhkan waktu yang lama untuk kemudian menguasainya, insya Allah.

Adik saya yang kedua, Alhamdulillah, adalah seorang hafidz (penghafal Al-Qur’an). Ia berhasil menyempurnakan hafalan 30 juz hanya dalam waktu 1,5 tahun saja. Dulu, sebelum ia menghafal Al-Qur’an, kemampuannya biasa-biasa saja. Pintar, tapi bukan juara kelas. Tapi, setelah ia mulai menghafalkan Al-Qur’an, kecepatan belajar, kecepatan menghafal, serta kemampuannya menganalisis segala sesuatunya berubah drastis. Sangat pesat, subhanallah. Ia mengalahkan teman-teman yang dulunya berada di atasnya. Bahkan, saat ia harus mengikuti lomba tafsir Al-Qur’an dengan bahasa Inggris tingkat propinsi DIY pun, ia berhasil menyabet juara kedua. Padahal, sebelumnya, kemampuan bahasa Inggrisnya pas-pasan. Tapi, kemampuannya menyerap berbagai informasi memudahkannya dalam berbagai hal.

Janin usia 7 bulan sudah dapat merespon suara-suara di sekitar ibunya. Nah, untuk itulah, penting bagi ibu hamil untuk banyak-banyak memperdengarkan Al-Qur’an kepada janinnya. Kita tidak mengharapkan mereka mengerti dan memahami apa yang kita baca. Namun, membiasakannya mendengarkan Al-Qur’an sejak dalam kandungan, membantunya untuk tumbuh dengan intelegensi tinggi, kemampuan berbahasa yang baik, dan kepribadian yang baik pula.

Dari berbagai sumber.

————————–

Inilah hikmah membaca Al-Qur’an. Pada akhirnya, kita ‘dekati’ Al-Qur’an sebagai ibadah kepada Allah Ta’ala.

Umur Makin Bertambah, tapi Jangan Pernah Bosan Hidup ya

Seorang pria setengah baya mendatangi seorang ustadz, “Ustadz, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati saja.”

Sang Ustadz pun tersenyum, “Oh kamu sakit..?” Tidak Ustadz, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan hidupku ini. Itu sebabnya saya ingin mati.” Seolah- olah tidak mendengar pembelaannya, sang Ustadz meneruskan, “Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup’. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan.”

Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan banyak hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Dan jika kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir maka kita akan jatuh sakit. Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit. Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya. Persahabatan pun tidak selalu langgeng, tidak abadi.

“Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku.” demikian ujar sang Ustadz.

“Tidak Ustadz, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup.” pria itu menolak tawaran sang Ustadz.

“Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul- betul ingin mati?”

“Ya, memang saya sudah bosan hidup.”

“Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. 1/2 botol diminum malam ini, 1/2 botol lagi besok sore jam 6, dan jam 8 malam kau akan mati dengan tenang.”

Giliran dia menjadi bingung. Setiap Ustadz yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat untuk hidup. Yang satu ini aneh. Ia bahkan menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul- betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.

Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan 1/2 botol racun yang disebut “obat” oleh Ustadz edan itu. Dan, ia merasakan ketenangan sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai! Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah.

Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran. Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Pikir- pikir malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya santai banget! Sebelum tidur, ia mencium bibir istrinya dan membisiki di kupingnya, “Sayang, aku mencintaimu.” Karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis!

Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Pulang kerumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. 1 untuk dirinya, 1 lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir,ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali, “Mas, apa yang terjadi hari ini? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku, mas.”

Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, “Hari ini, Bos kita kok aneh ya?”

Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba- tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.

Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, “Mas, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu.” Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, “Ayah, maafkan kami semua. Selama ini, ayah selalu stres karena perilaku kami semua.”

Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia membatalkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya? ”

Ya Allah, apakah maut akan datang kepadaku. Tundalah kematian itu ya Allah. Aku takut sekali jika aku harus meninggalkan dunia ini ”.

Ia pun buru-buru mendatangi sang Ustadz yang telah memberi racun kepadanya. Sesampainya dirumah ustadz tersebut, pria itu langsung mengatakan bahwa ia akan membatalkan kematiannya. Karena ia takut sekali jika ia harus kembali kehilangan semua hal yang telah membuat dia menjadi hidup kembali.

Melihat wajah pria itu, rupanya sang Ustadz langsung mengetahui apa yang telah terjadi, sang ustadz pun berkata “Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh, Apa bila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan.”

Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Ustadz, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Oh, begitu indahnya dunia ini……————-

sumber : Muhammad Miftakhur Rizawww.miftakhurriza.blogspot.com

Jendela Qalbu….melihat dengan hati